Analisis Kemancetan Pada Simpang Jawa Di Kota Madiun

Ganang Nugroho Widhi, Achmad Wicaksono, M. Ruslin Anwar

Abstract


Wilayah Kota Madiun mempunyai luas 33,23 Km² terbagi menjadi 3 (tiga) kecamatan yaitu Kecamatan Manguharjo, Kecamatan Taman, dan Kecamatan Kartoharjo. Dengan luas masing-masing Kecamatan Manguharjo 12,54 Km², Kecamatan Taman 13,46 Km², dan Kecamatan Kartoharjo 11,73 Km². Masing-masing kecamatan tersebut terdiri atas 9 kelurahan sehingga semuanya terdapat 27 kelurahan di Kota Madiun. Simpang yang dianalisa pada penelitian ini adalah di simpang bersinyal tiga lengan yaitu simpang Jawa Kota Madiun. Kondisi simpang tersebut menunjang terjadinya kemacetan lalu lintas karena kawasan tersebut merupakan akses jalan menuju pusat perekonomian, pusat perkantoran, pendidikan, alun-alun dan wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara Diskriptif Analitis. Diskriptif berarti penelitian memusatkan pada masalah-masalah yang ada pada saat sekarang. Keadaan lalulintas di daerah penelitian dapat diperoleh data yang akurat dan cermat, sedangkan Analitis berarti data yang dikumpulkan mula-mula disusun, dijelaskan kemudian dianalisis. Pada bulan oktober 2013 telah dilakukan survey terhadap simpang bersinyal Jawa. Dari pengolahan data yang ada dengan perhitungan MKJI diperoleh tundaan sebesar 17,072 det/smp. Menurut “PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM 14 TAHUN 2006 TENTANG MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS DI JALAN”, kondisi tersebut diklasifikasikan pada tingkat pelayanan level C.

Kata Kunci : analisis, simpang bersinyal, metode, tundaan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.